Penularan COVID-19

Human Contact

Cara penyebaran virus Corona lewat kontak jarak dekat yaitu melalui jabatan tangan, berpelukan atau aktivitas lain yang melibatkan sentuhan langsung.

Droplets Transmission

Apabila seorang penderita bersin atau batuk yang tidak ditutup, kemudian percikan tersebut mengenai permukaan benda di sekitarnya, maka orang lain yang telah menyentuh benda tersebut kemudian menyentuh bagian mata, mulut atau hidung akan dengan mudah tertular virus penyebab COVID-19

Contaminated Objects

Sebuah Penelitian mengetes ketahanan virus corona di permukaan benda mati, terutama benda-benda yang sering kita pegang sehari-hari. Ternyata hasil menunjukkan bahwa virus tersebut bisa hidup jauh lebih lama daripada di udara.

Monitoring Data COVID-19 Kabupaten Lampung Tengah

Sumber Data : Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah
Update Terakhir : 11-07-2020 | 10.00 WIB *Data dapat berubah sewaktu-waktu

  • Orang Tanpa Gejala (OTG)
  • 530

    Total OTG

  • Orang Dalam Pemantauan (ODP)
  • 460

    Total ODP
  • 4

    Proses Pemantauan
  • 456

    Selesai Pemantauan
  • 0

    Meninggal
  • Pasien Dalam Pengawasan (PDP)
  • 27

    Total PDP
  • 3

    Dirawat Di RS
  • 0

    Dirawat Di Rumah
  • 24

    Sudah Sembuh
  • Kasus Terkonfirmasi COVID-19
  • 31

    Kasus Positif
  • 1

    Dirawat
  • 29

    Sembuh
  • 1

    Meninggal

Keterangan :

  • OTG (Orang Tanpa Gejala) : seseorang yang tidak bergejala dan memiliki risiko tertular dari orang konfirmasi COVID-19. Orang tanpa gejala (OTG) merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi COVID-19.
  • ODP (Orang dalam Pemantauan) : orang dengan gejala demam (>38°C) atau ada riwayat demam atau ISPA TANPA Pneumonia dan memiliki riwayat perjalanan ke Negara yang terjangkit pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.
  • Pasien dalam Pengawasan (PDP) : orang yang mengalami gejala demam (>38°C) atau riwayat demam, ISPA DAN Pneumonia ringan hingga berat serta memiliki riwayat perjalanan ke Negara terjangkit atau kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 dalam 14 hari terakhir.

Pemantauan Pelaku Perjalanan Dari Luar Negeri/Area Terjangkit

Sumber Data : Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah
Update Terakhir : 11-07-2020 | 10.00 WIB *Data dapat berubah sewaktu-waktu

Pelaku Perjalanan
Selesai Dipantau 14 Hari
Masih Dalam Pemantauan

34,321

Orang

34,131

Orang

190

Orang

Data COVID-19 Kondisi NASIONAL dan GLOBAL

Peta Sebaran Kasus COVID-19 Di Lampung Tengah


Tidak Ada Kasus | Ada ODP | Ada PDP | Ada COVID-19

Titik lokasi tidak menunjuk pada alamat persis masing-masing kasus. Melainkan wilayah pada tingkat kecamatan yang tertera pada identitas kasus.

Rumah Sakit Rujukan COVID-19
Di Kabupaten Lampung Tengah

NO.
RUMAH SAKIT
KECAMATAN
TELEPON
1
Rumah Sakit Umum Demang Sepulau Raya Gunung Sugih 085378582172
2
Rumah Sakit Yukum Medical Center Terbanggi Besar 085273395040

Frequently Asked Questions (F.A.Q)

Pertanyaan yang sering ditanyakan mengenai COVID-19
  • Apakah orang tua rentan terkena COVID-19?

    Tidak hanya manula, bahkan generasi muda pun dapat tertular COVID-19 jika tidak menjaga diri. Biasanya, manula memang rentan terkena COVID-19 dikarenakan sistem imun tubuh yang sudah tidak seprima dulu. Selain itu, manula yang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi, diabetes, penyakit pernapasan, atau penyakit parah lainnya memiliki kemungkinan besar untuk tertular COVID-19 akut.

  • Apakah COVID-19 perlu dikhawatirkan?

    Sebanyak 80 persen kasus COVID-19 bersifat "ringan", sehingga perawatan yang cukup dapat memulihkan mereka segera dalam waktu cepat. Namun, dikarenakan penyebarannya yang cepat, diimbau untuk tetap waspada pada penyebaran COVID-19. Jika Anda merasakan gejala-gejalanya, maka jangan ragu untuk menghubungi Hotline 024-3580713 atau ke fasilitas kesehatan terdekat.

  • Apakah COVID-19 sama dengan SARS dan MERS?

    Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV) yang berawal dari 2003 dan Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) pada 2012 memang sama-sama menyerang pernapasan, sama seperti COVID-19. Meskipun disebabkan oleh jenis virus yang sama, COVID-19, dan MERS serta SARS memiliki jenis virus corona yang berbeda. Dari segi penularan, COVID-19 jauh lebih pesat dibandingkan SARS dan MERS.

  • Perlukah saya menggunakan masker?

    Berhenti membeli atau menggunakan masker jika memang tidak perlu (sehat). Dikarenakan praktik beli massal, WHO sempat mengumumkan status krisis masker. Hal tersebut sebenarnya dapat dicegah dengan tidak melakukan panic buying dan hoarding. Jika Anda ingin bersin atau batuk, gunakan tisu atau siku tangan untuk menutup hidung dan mulut, bukan masker. Selain itu, jaga jarak 1 - 3 meter agar orang tidak terkena droplet dari Anda.

  • Apakah COVID-19 dapat melekat pada benda mati?

    Ya. COVID-19 dapat menempel pada benda mati atau barang selama beberapa jam atau beberapa hari jika tidak secepatnya dibersihkan dengan disinfektan. Akan tetapi, ketahanan COVID-19 menempel pada satu benda tergantung dari beberapa faktor seperti suhu, kelembapan, dan jenis permukaan. Sesudah membersihkan barang yang terpapar COVID-19 dengan disinfektan, segera bersihkan tangan dengan alkohol atau sabun. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut.

  • Apakah COVID-19 sudah ada obatnya?

    Hingga saat ini, vaksin dan obat untuk COVID-19 masih dalam tahap penelitian. Pengobatan masih berupa pengobatan suportif.

  • Apakah hewan peliharaan dapat menularkan COVID-19?

    WHO menyatakan bahwa COVID-19 tidak dapat ditularkan dari hewan peliharaan apapun, baik anjing maupun kucing. Tidak ada dasar ilmiah yang mendukung penyebaran COVID-19 lewat hewan peliharaan. Namun Anda tetap perlu menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan setelah melakukan kontak dengan hewan peliharaan.

  • Apakah ada hal lain yang tidak boleh dilakukan demi mencegah COVID-19?

    Tidak merokok dan tidak menggunakan masker berlapis-lapis. Jika Anda memang mengalami gejala-gejala COVID-19, segera hubungi Hotline 024-3580713 atau laporkan diri ke rumah sakit rujukan virus corona.

  • Apakah Antibiotik efektif mencegah dan menangani COVID-19?

    Tidak. Antibiotik tidak dapat melawan virus, melainkan hanya melawan infeksi bakteri. COVID-19 disebabkan oleh virus sehingga antibiotik tidak efektif. Antibiotik tidak boleh digunakan untuk mencegah atau mengobati COVID-19. Antibiotik hanya digunakan sesuai arahan dokter untuk mengobati infeksi bakteri.

Berita COVID-19

Berita Mengenai COVID-19 Di Kabupaten Lampung Tengah.

Infografis

Infografis Mengenai COVID-19 Di Kabupaten Lampung Tengah.

Saber HOAX

Saber Hoax Mengenai COVID-19 Di Kabupaten Lampung Tengah.

Cara Cuci Tangan yang Benar

Cara sederhana yang harus dilakukan untuk membunuh virus dan kuman berbahaya adalah dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun.
Bagaimana cara mencuci tangan yang benar agar terhindar dari virus corona?

Basahi Tangan Pakai Air dan Pakai Sabun Secukupnya

Gosokkan Telapak Dengan Telapak

Gosokkan Antara Jari-Jari

Gosokkan Pada Ibu Jari

Gosokkan Pada Punggung Tangan

Gosokkan Pada Pergelangan Tangan

Tentang Coronavirus

Gejala Coronavirus

Novel Coronavirus (2019-nCoV) adalah virus baru penyebab saluran pernafasan. Virus ini berasal dari Cina. Novel Coronavirus merupakan satu keluarga dengan penyebab SARS dan MERS.

  • Demam
  • Batuk, Pilek
  • Gangguan Pernapasan
  • Sakit Tenggorokan
  • Letih, Lesu
learn more

Layanan Telepon Darurat COVID-19

  • Anda mengalami gejala COVID-19
  • Anda baru-baru ini berkunjung ke suatu negara atau daerah dengan risiko tinggi coronavirus
  • Anda telah melakukan kontak dekat dengan seseorang dengan coronavirus

Untuk refrensi lebih lanjut kunjungi:

Kementerian Kesehatan
https://infeksiemerging.kemkes.go.id

World Health Organization
https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/events-as-they-happen